Mengenangnya… seseorang yang mungkin telah tuhan takdirkan untuk ku…
Biarkan aku tetap menjaga… biarkan aku tetap indah dengan hadirnya dia di hatiku… meski jauh dari rengkuh… tapi biarlah agar tetap terjaga kesucian tanpa pertemuan…
Tetaplah menjadi indah… agar semuanya menjadi indah…
Catatan tentang nya dulu 7tahun silam..
Flashback
Sobat, aku rindu…
Yup, aku bahkan tak tahu dimana kamu sekarang…yang jelas sepertinya kamu tidak sedang memikirkanku disana hehe…^_^
Waktu cepat berlalu ya..setiap slide kehidupan kita tergantikan tanpa mampu kita tahan. Ah, buat apa ditahan??ha,bukannya yang penting itu mengubah sesuai keinginan ini koq malah ditahan..hihi mustahil.. entahlah,, aku merasa pengeeeeenn menyaksikannya kembali meski ku tahu aku takkan mampu mengubah alur yang sudah tersave dengan aman di folder masa lalu kita.
Kelas putih biru.polos.ceplas ceplos.rambut pendek. Murid baru. Kamu di depan aku dibelakang. Kamu??? Huh, kenapa anak sekecil itu sudah tahu arti kamu….hmmm. Tanya aja sama rumput, siapa di dunia ini yang tidak tercuri perhatiannya pada sosok yang bersih,rapi,pendiam,pintar,manis de el el.
Entahlah, mungkin banyak yg berpikir aku jatuh cinta padamu. Terserah mereka,yang jelas saat itu wajahku hangat bila melihat sosokmu meski itu Cuma rambutmu..hihi
Waktu berlalu, aku terus mengagumi. Oya, aku juga mengagumi ibumu….aku merasa beliau hebat telah berhasil mendidikmu ditengah ancaman kenakalan remaja saat itu. Aku terpesona pada setiap tindakanmu.
Lucunya, tak ada yang mengetahui kehangatan yang kurasakn saat itu..^_^_^_^ aku berhasil membungkusnya dengan aman. Aku berteman dengan siapapun di sekolah kita saat itu tapi aku tidak berteman denganmu..ah,..tidakkah kamu merasa aneh????
Kelas putih biru.cinta monyet.lagi2 aku di depan.kamu dibelakang. Tapi kali ini lebih dekat.
Obsesiku tuk ketemu kamu tak juga berkurang. Tanpa sadar,kamu lah yang membuatku semangat tuk sekolah. Ingat posisi ranking kita saat kelas I..Tak jauh beda. Aku makin bangga padamu. Tapi, aku makin merasa aneh atas perasaan ini. Aku tak marah saat kau bercanda bersama gadis lainnya. Tak juga kesal saat terdengar gossip ttg cinta monyetmu..… Aaarrgghhh..!!! aku mulai bertanya2 apa sebenarnya yang kuinginkan dengan mengamatimu…
Tapi, saat ku tergoda tuk mencoba aroma pacaran dengan sosok lain aku tetap bersemangat memperhatikanmu. Aku sama sekali tak merasakan wajahku menghangat saat dikiriminya surat. Kurasa hatiku lebih berbunga saat mendengar suaramu..haha. Aku penasaran, kenapa kau tak pernah menyapaku, tak juga bercanda seperti kawan2 kita yang lainnya. Jahatnya lagi aku bahkan tak kamu undang ke ulang tahunmu… Terlalu..hihi..T_T. Tapi aku menyukai sikap ini..Ajaib, aku bisa mengagumi orang yang dingin terhadapku…
Sreeekkk…slide hidup kita berpindah. Sayang,Kali ini tampilannya tak lagi secerah dulu. Aku prihatin. Gadis itu berhasil mengubah arah hidupmu.. Ah, mungkin bukan gadis itu tapi kamulah yang dengan senang hati mengubahnya demi gadis itu. Taaazzz…aku mencium aroma perubahan pada sikapmu.prestasi belajarmu menurun Wajahmu tak secerah sebelumnya. kurasa aku mulai kehilangan sosokmu yang dulu ku kagumi. Tapi,jauh di lubuk hatiku aku berharap kamu bisa membuat pilihan yang benar atas hidupmu.
Kelas akhir .putih biru.jati diri.kini kita tak lagi satu barisan. Tapi tetap. Aku di depan.kamu dibelakang.
Semuanya kini menjadi jelas. Kamu benar2 melambaikan tanganmu sebagai tanda berpisah dipersimpangan jalan kehidupan. Aku masih bodoh, aku bahkan belum tahu seperti apa medan jalan yang akan kita tempuh di depan tapi entah kenapa aku merasa jalan yang kamu pilih penuh dengan lubang yang siap menjatuhkanmu. Aku ingin menarikmu, tapi tertahan…kulihat kamu tersenyum disana..kamu bahagia??? Huh,kenapa aku seakan melihatmu menangis.
Sobat, tahu kah kamu betapa beratnya aku belajar untuk tak lagi peduli dengan sosokmu.Tiga tahun sob,tiga tahun hidupku tersemangati oleh sosokmu, tiga tahun juga kita senantiasa satu kelas. Dan kini aku harus puas dengan jalan yang kupilih,jalan yang memperlebar jarak kita…O, o, sepertinya bukan aku yang memilih tapi kamu lah yang pergi dari lingkaran kehidupan remaja ini dan meninggalkan teman-temanmu termasuk aku. “perpisahan” Aku tak menyesal pernah mengenalmu. Aku belajar banyak hal darimu. Meski senyummu dapat kuhitung,itupun tak semuanya untukku tetap aku senang telah mengagumimu. Jaga diri baik2 Sob.
”….” Deggg..Kekhawatiranku benar2 terjadi, kamu jatuh dalam lubang itu…Aaarrggghh, maafkan aku sob, aku tak ada disana untuk menarikmu. Aku tak punya kekuatan untuk itu… aku bingung aku jauuuuuuuuuuhhhh. Aku benar2 tak punya daya dan hak tuk mencegahmu. Bagaimana perasaanmu??Kamu pasti cemas dan ketakutan. Sekali lagi maaf.ku rasa saat ini Ibumu sedang menangis. Mungin, Kamu memang harus menerima hasil dari apa yang sudah kamu pilih Sob…
”…”
Apa kabar Sob,,smoga kamu baik2 saja.. tak Cuma aku, teman2 juga bertanya2 tentang nasibmu.. Ngomong2 tentang nasib, beberapa waktu ini aku mengalami gejolak jiwa yang lumayan hebat. Mungkin itu yang dulu juga kau alami. Ah, maaf atas kepercayaan diriku ini. Aku tak peduli meski kamu tak sudi mendengar ceritaku. Aku juga sempat terombang-ambing dalam mencari jati diriku. Tahu apa yang kutemukan…
Tak henti2nya air mata ini menetes saat cahaya itu berhasil kugenggam. Aku tak habis pikir kenapa cahaya itu terlambat datang. Coba ini ku dapat sejak dulu tentu aku bisa mengajakmu dengan caraku.. Ah salah, aku salah jika mengatakan semua ini terlambat,iya kan??? Ini memang sudah waktunya, dan yang sudah berlalu biarlah jadi masa lalu. Sang Pemilik Cahaya ingin aku belajar dari kesalahan ini.
Sob, kini aku tahu apa itu cinta dan jawabannya apa yang dulu kurasakan mungkin memang cinta tapi hanya cinta yang semu yang telah sia-siakan waktuku. Intinya, Aku hanya ingin menjadi temanmu, dan sekarang aku mengerti, aku hanya ingin meyakinkanmu bahwa jalan yang kupilihlah yang insyaAllah sediakan banyak pegangan tuk kita agar tak jatuh ke dalam lubang. Dan kehangatan yang kurasa saat itu tak lebih karena aku ingin memuji pencipta_Mu, sayang waktu itu aku tak tahu bagaimana cara mengekspresikannya. Subhanallah, alangkah indah ciptaanMu ya Allah. Maaf jika selama ini hamba terlena dengan sesuatu yang belum halal dan pasti.
Aku bersyukur, dinginnya sikapmu saat itu jadi senjata malaikat tuk menahan perasaanku. Terimakasih Allah, engkau masih menjagaku. Kepolosan remajaku masih Engkau pelihara. Aku memang malu mengingat masa lalu tapi aku puas berhasil melaluinya dan mampu memetik hikmah dari semua itu. Maaf jika aku lancang Sob, apa jadinya jika dulu kamu menyadari sedang ku amati dan apa jadinya jika ku turuti nafsu tuk menyatakan menyukaimu, yup boleh jadi kamu akan memanfaatkanku.. O tidak, aku yakin kamu teman yang baik. Ya,bisa saja setan yang akan memanfaatkan keadaan kita, tentu aku pun ikut terseret ke lubang yang sama. Astaghfirullah,ampuni kami ya Allah.
Sob, sekarang arah hidupku juga berubah. Disini aku bertemu sosok2 yang juga tak kalah luar biasanya darimu.Kekagumanku pada sang Pencipta kian bertambah. Sosok2 yang disetiap langkahnya senantiasa membawa cahaya, cahaya yang bantu kita agar tak terperosok ke dalam lubang dosa. Sayang, aku menemukannya justru setelah kamu sudah masuk kedalamnya.
Oya Sob…sudahkah kamu temukan cintamu???Kuharap kamu sudah keluar dari keterpurukan hidupmu. Keluar dan lihatlah dunia. Jangan sampai kamu ku dahului, cukup sudah selama ini aku ada di depanmu. Aku juga sudah temukan cintaku,yaitu Rabb-ku tercinta. Soal pasangan hidup sih, sampai sekarang aku masih ingin menikmati perjuangan masa mudaku. Ku yakin semua akan indah pada waktunya. ^_^_^_^
Tipeku tak muluk2 Sob, ia tak perlu setampan dirimu. Asal aku nyaman dengannya lalu ia menerimaku dan ia mampu jadi imam bagi keluargaku. Dan aku ingin bertemunya dalam keadaan pantas,karena laki2 yang baik hanya untuk wanita yang baik, seperti itu kan janji Allah. Nah,Alhamdulilah Allah telah menuntunku tuk senantiasa memperbaiki diri.. ..@_@ ..Mohon Doanya ya Sob.
Ku harap disana kamu juga dapat pendamping yang mampu menuntunmu pada Allah. Wish U all the best, friend.
Flashbackon..
Kini dia telah kembali… menjadi sosok yang tetap ku kagumi… meski tak sesempurna dulu…meski telah ada noda yang pernah melekat dalam hidupnya…tapi bagiku…dia tetap indah… dia tetap sempurna…
Jalannya menggapai kembali manisnya iman bagaimana mungkin tanpa perjuangan… dia berjuang sekuat tenaga agar kembali menjadi lebih baikk….. meski dia tahu… semuanya takkan sama seperti dulu…
Tetaplah menjadi pribadi yang selalu ingin menjadi lebih baik……agar tuhan sudi satukan kita.. dalam indahnya mimpi yang terjelma sempurna.
Allah jika dia adalah takdir ku… jagalah dia selalu dalam ridlo Mu…rengkuh ia selalu dijalan mu… karna aku tak mampu menjaga… tapi engkaulah yang maha menjaga………….
Hmmm..
Subhaanallah.. Skenario-Nya,ttg_mu mmbwtQ takjub..
Si “A” kah yg dMksd???
‘A’
tentangnya adalah waktuuu………………
Bnr g klo yg dimaksud ntu “dia”..???
kau pasti tau da’…. meski dia tak lg sehebat dulu… tp dia tetep yang terhebat dihatiku hahahhaha…. lebbeyyyy sayaaaaaaaaaa
Ckckckckck………..
syukurlah skrg dy dh kembali……
satriaaa…* aaaaaaaarghhhh… dan tentangmu adalah rindu hohohoohohho….
Ckckckckck… Rindu nieeeee…. ;D
buat cerita anak_mu kelak Soob
hahahaaahha
twiit_ku Princessspolid xixiixixixixi,
sopo siiiiiiiiiiiiii?